Hindari Bermain Poker Online Berkedok Teknologi

Hindari Bermain Poker Online Berkedok Teknologi

Pesatnya perkembangan internet mendatangkan perubahan besar di abad ini. Dilihat dari segi kebiasaan dan peradaban manusia berubah drastis. Hampir seluruh manusia di muka bumi bergantung dengan gadget. Misalnya digunakan untuk bermain, belajar, dan berkomunikasi jarak jauh. Salah satu kegiatan menyenangkan yang dilakukan dengan smartphone adalah bermain game poker online.

Kemunculan internet dan smartphone membawa perubahan dalam masyarakat Indonesia. Berdasarkan data yang dipublikasikan Internet World Stats, terdapat 132.700.000 orang pengguna internet aktif di Indonesia pada tahun 2017. Jumlah tersebut terus bergerak meningkat, terutama setelah media sosial dan fitur-fitur smartphone yang baru.

Poker Online

situs poker online

ilustrasi poker online

Kemajuan teknologi tidak hanya berdampak positif. Ada segudang efek negatif yang menjadi guncangan bagi kelompok masyarakat. Utamanya dalam sarana hiburan, tren berkembang permainan poker yang menyebabkan banyak anak muda kecanduan.

Tahukah Anda bahwa poker pada dasarnya hanyalah permainan kartu remi yang biasa dimainkan masyarakat. Namun, karena melibatkan sejumlah uang untuk taruhan mengakibatkan poker online menjadi ilegal. 

Kini permainan kartu remi seolah habis termakan zaman karena orang-orang beralih memainkan poker. Berbasis model platform dan sambungan internet sudah dapat bermain secara online serta terhubung dengan pemain lain.

Adapun perbedaan signifikan antara poker dan kartu remi yakni tatap muka para pemainnya. Dalam bermain poker online tentu saja para pemain tidak mendengar dan tidak saling bertatap muka. Selain itu, pemain juga tidak tahu dengan agen poker. Berbeda dengan kartu remi justru menuntut setiap pemain beradu ketangkasan secara face to face.

Baca juga: Ditemukan KTP dan NPWP Palsu yang Digunakan Untuk Bermain Judi Online

Bagaimana Hukum Poker Menurut Syariat Islam 

Islam mengajarkan sebaik apapun permainan judi tidak ada yang halal. Bahkan, dikalangan alim ulama menyebutkan bahwa bermain poker hukumnya haram. Baik itu poker tradisional atau modern dan poker biasa atau online.

Letak keharaman bermain poker berasal dari perilaku pemain poker yang melalaikan kewajiban sebagai umat muslim. Sebab, tidak jarang seseorang yang kecanduan poker berbohong, mencuri, korupsi, dan melakukan perbuatan tidak terpuji lainnya.

Patut diingat pula bahwa uang hasil menang game poker juga haram. Walaupun uang diberikan dari pihak sponsor yang bekerjasama.

Dalam buku yang bertajuk Harta Haram Muamalah Kontemporer dikarangan DR. Erwandi Tarmizi, MA menyebutkan game poker atau remi haram dimainkan bagi umat beragama Islam. Hal tersebut terkait dengan dalil qiyas mengenai permainan dadu. 

Sebab, permainan ini memiliki banyak unsur nasib-nasiban dibandingkan unsur bernalar. “Maka, sebagaimana yang diketahui bahwa permainan dadu diharamkan begitu juga permainan remi” (diambil dari Dr. Sa’ad Asy Syasri, Al Musabaqat wa ahkamuha fisy syariah, page 231).