Jenis-jenis Sekoci Penolong Ketika Terjadi Kecelakaan Kapal


Ketika kapal mengalami kondisi darurat atau kecelakaan kapal laut biasanya awak kapal mengarahkan penumpang menuju sekoci penolong. Sekoci penolong berupa perahu penyelamat yang didesain khusus, lengkap dengan perlengkapan penolong. Ada berbagai jenis sekoci penolong yang digunakan kapal-kapal di dunia. Simak penjelasan jenis-jenis sekoci penolong
berikut ini!

Jenis-jenis Sekoci Penolong Ketika Kecelakaan Kapal 

Fungsi Perlengkapan Kapal / Jenis-jenis Sekoci
Image: pixabay

Biasanya jenis-jenis sekoci penolong digunakan dengan mengembangkan (inflatable) dan tegar (rigid). Berbentuk serupa perahu dengan ukuran bervariasi. Peralatan kapal sekoci penolong akan digunakan saat kondisi darurat atau kecelakaan kapal terjadi.

1. Sekoci Kapal Penumpang

Sekoci kapal penumpang diletakkan pada sisi kanan dan kiri kapal penumpang. Dimana jenis sekoci ini hanya dapat mengangkut 50% dari batas maksimum jumlah penumpang kapal. Pertama kali digunakan sekoci akan turun dengan kemiringan kapal 20° dan diarahkan menuju sisi berlawanan.

2. Sekoci Kapal Barang

Sekoci kapal barang berada pada kanan dan kiri lambung kapal. Biasanya kapal barang menyediakan jumlah sekoci beberapa buah saja. Menyoal kapasitasnya sudah cukup menampung semua orang yang berada diatas kapal. Selain sekoci, kapal barang juga menyediakan rakit penolong yang terletak di lambung kapal bagian terluar.

3. Sekoci Kapal Tanker

Sekoci kapal tangker yang disediakan biasanya berjumlah 4 buah. Dimana 2 sekoci penolong berada dibagian belakang kapal. Sementara, 2 sekoci penolong lainnya tersebar pada bagian kanan dan kiri kapal.

Perlengkapan Penolong Sekoci Kapal 

Menurut standard keamanan pelayaran internasional, dalam sekoci juga dilengkapi dengan perlengkapan penolong. Berikut ini deskripsi sekoci kapal dan perlengkapan penolong yang tersedia bersamanya.

1. Sekoci Kapal Terbuka

Sekoci kapal terbuka biasanya disediakan oleh kapal pengangkut penumpang. Berikut syarat ideal sekoci kapal terbuka, yakni:

  • Panjangnya 7.3 mtr (24 kaki).

  • Kondisi stabilitet baik dan mampu digunakan saat berlayar di laut lepas.
  • Memiliki tenaga apung bawaan dan tangki kedap minyak.

  • Sistem pelindung mesin yang prima.

  • Kapasitas pengangkutan 60-100 orang.

  • Terdapat baling dan mechanically propeller.

  • Bangku bagian dalam sekoci posisinya melintang.

2. Sekoci Kapal Tertutup Sebagian

Sekoci kapal tertutup sebagian wajib memenuhi syarat ideal berikut:

  • Sistem penimba air yang berjalan otomatis. 

  • Penutup tegar kuat dan permanen.

  • Pemasangan tenda penutup yang fleksibel karena mampu dilipat secara bersamaan.
  • Sekoci bagian luar warnanya terang.

  • Ada instalasi radio telegraf.

3. Sekoci Kapal Tertutup Sebagian Mampu Membalik Sendiri

Sekoci kapal tertutup sebagian ada yang dapat membalik sendiri secara otomatis. Biasanya memenuhi syarat berikut:

  • Memiliki sarana penutup tegar dengan dua tempat pelindung yang terpasang.

  • Memiliki pintu, jendela, pagar pengaman, serta sabuk pengaman sekoci.

  • Memiliki otomatisasi sistem keluaran air yang dihasilkan pendingin dan mesin.

  • Terbuat dari material mudah terapung, kuat, dan tahan dari benturan.

4. Sekoci Kapal Tertutup dan Membalik Sendiri

Ada juga sekoci kapal model tertutup seluruhnya dan mampu membalik dengan otomatis. Berikut ini syarat yang dipenuhi jenis sekoci ini.

  • Pada bagian pintu dan penutup sekoci dapat ditutup lebih mudah dari luar dan dalam.

  • Terbuat dari bahan sekoci anti karat dan kedap air.

  • Memiliki sabuk pengaman yang mampu menahan beban maksimum 60 kg.

  • Memiliki mesin penggerak baling-baling otomatis dan mudah dinyalakan.

  • Kecepatan terhadap benturan 3,5 m per detik.

5. Sekoci Kapal Sistem Supplai Udara

Jenis sekoci penolong satu ini dilengkapi dengan sistem supplai udara. Berikut syarat-syarat ideal sekoci kapal selam yang memiliki supplai udara.

  • Sistem tata supplai udara beroperasi agar menghasilkan udara segar dalam waktu lama. 

  • Tekanan udara yang terjadi dalam sekoci tergolong kecil daripada tekanan udara dari luar sekoci. 

  • Terdapat indikator penunjuk besarnya tekanan udara dan pasokan oksigen. 

6. Sekoci Kapal Anti Kebakaran

Jenis sekoci kapal yang tahan terhadap api biasanya disediakan oleh kapal muatan dan kapal penumpang. Berikut ini syarat-syarat agar sekoci kapal anti kebakaran dapat berlayar.

  • Material dasar atau dinding sekoci berasal dari bahan fiber dan logam.

  • Memiliki ketahanan terhadap kebakaran minyak selama 3 menit.

  • Memiliki sistem perlindungan terhadap api dengan semburan air otomatis.

  • Mampu menyalurkan air laut secara otomatis agar meminimalisir kebakaran dan api.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *