Jualan Tengah Malam, 2 Pengecer Togel Diamankan Reskrim Tarakan

Pengecer Togel Diamankan

Wilayah Kelurahan Sebengkok dan Pamusian Kota Tarakan ternyata masih belum hijau soal perjudian. Belum lama ini, Senin (26/1) Unit Janras Satreskrim Polres Tarakan kembali mendapatkan mangsanya. Petugas berhasil mengamankan setidaknya 4 pelaku yang kedapatan mengecer dan menjajakan kupon togel secara terang-terangan.

Dalam keterangan Kapolres Tarakan, AKBP Praja Arthadira diteruskan oleh Kasar Reskrim, Iptu Muhammad Aldi, menyebutkan jika ada sejumlah warga melaporkan jika ada pelaku yang masih sering mengecer judi togel dikawasan Tarakan. Kemudian dengan sigap melakukan pengintaian dan berhasil mendapati pelaku yang dimaksud serta kemudian mengamankannya.

“Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami langsung turun ke lokasi. Memang benar masih ada aksi penjualan kupon togel di Tarakan. Kami langsung bertindak dan berhasil mengamankan dua pelaku yang berada di lokasi berbeda,” terang Iptu Muhammad Aldi ke awak media pada Kamis pagi (28/1).

Dari informasi yang didapatkan, ada 3 pelaku yang berhasil diamankan yaitu AS, KT dan AP yang berhasil ditangkap. Semua pelaku berhasil diamanakn usai petugas melakukan pengerebegan di kawasan Jalan Iman Bonjol, Kelurahan Pamusiran sekitar jam 01.00 Wita.

Menurut kepolisian, mereka membuat alibi dengan menjadikan sebuah warung kopi sebagai lokasi mengecer kupon togel. Jika dilihat masyarakat umun dan pihak polisi, memang dari luar hanyalah seperti warung kopi biasa. Namun ternyata didalamnya ada kegiatan jualan judi togel.

togel
ilustrasi judi togel

baca juga: Polisi Gerebek Pelaku Judi Togel Daerah Tomohon

Dari penangkapan itu, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa rekapan penjualan togel, buku tafsir mimpi, pulpen, rekaman nomer pembeli, karbon, HP dan uang hasil penjualan senilai 1,6 juta rupiah.

Sedang pelaku lain berinisial HD mampu diamankan petugas di Jalan Panglima Diponegoro, Kelurahan Sebengkok sekitar jam 02.00 Wita. Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti berupa 1 bendel rekapan togel, kertas, stempel, kalkulator, polpen, HP dan uang senilai 409 ribu rupiah.

HD menjual kupon togel dengan memanfaatkan sebuah lokasi tersembunyi supaya terhindar dari laporan warga. HD menjadikan sebuah ruangan rumah sebagai lokasi khusus untuk melayani pelanggannya. “Dalam laporan yang diberikan oleh pelaku, dia sudah berjualan sekitar beberapa bulan terakhir ini. Dia sudah sadar jika kegiatannya tercium petugas dan sempat libur untuk mengamankan aksinya. Namun karena lengah, petugas dengan sigap berhasil menangkapnya. Semuanya akan di tindak sesuai pasal 303 KUHP mengenai perjudian,” imbuh Iptu Muhammad Aldi.

sumber: korankaltara.com