PES 2015 PS3: Berbekal Engine Lama yang Suguhkan Gameplay Prima

PES 2015 PS3
sumber: shopee.co.id

Belajar dari kegagalan PES 2014, Konami nampaknya kali ini jauh lebih serius untuk menyuguhkan para fans-nya dengan game PES series terbarunya yang ia beri label PES 2015 PS3. Dengan peluncuran game terbarunya ini, Konami seolah ingin ‘menambal’ berbagai kekurangan yang melekat pada game generasi terdahulunya. Banyak reviewer game yang berkomentar positif mengenai game PES 2015 ini. 

Keberhasilan Konami ini tentu saja membuka kembali persaingan panas antara Konami dan EA Sports kala itu. Kalian pecinta game sepak bola tentu tahu bahwa Konami dan EA Sports sudah lama bersaing di pasar gaming. Keduanya kerap menelurkan produk game yang tak hanya menghibur para gamers, melainkan juga mengasah otak para gamers yang memainkannya. 

Review PES 2015 PS3

PES 2015 PS3
source: mobygames.com

PES 2015 PS3 sendiri merupakan salah satu series game Pro Evolution Soccer yang dulunya sempat memiliki nama Winning Eleven. Game sepak bola ini memiliki detail spesifikasi dan fitur yang sangat mumpuni di eranya. Bahkan termasuk sebagai game saingan terberat FIFA Soccer yang saat itu juga tak kalah seru. Kalian tentu penasaran keunggulan spesifikasi dan fitur apa saja sih yang menjadikan game ini diklaim sebagai game terbaik di tahun 2015. Yuk simak informasinya berikut ini.

Gameplay PES 2015 PS3

Gameplay yang disuguhkan tentu jauh lebih baik bila dibandingkan dengan generasi PES sebelumnya. secara visual, game ini tampak lebih nyata. Pergerakan tiap animasi dalam game juga mulai terlihat lebih halus dan real-time

Masih menggandeng FOX sebagai developer perangkat mesin game, Konami kini lebih serius lagi saat menggarap bagian sistem operasi perangkat game. Kalian penggemar PES mungkin awalnya merasa trauma ketika mengetahui bahwa PES 2015 PS3 ini masih menggunakan engine yang sama dengan engine yang digunakan pada perangkat game PES 2014. Salah satu kegagalan PES 2014 yang paling nyata adalah performa engine game. Gameplay yang disajikan sangat mengecewakan. 

Namun kali ini berbeda. FOX dengan engine terbarunya menjadikan PES 2015 jauh lebih baik. Tak hanya soal presisi gerakan seperti gerakan shooting, passing, dan dribbling bola saja yang terlihat begitu sempurna, melainkan ekspresi dan gesture pemain virtual yang memiliki gaya men-dribble, menembak, dan mengoper bola yang sama persis dengan pemain-pemain aslinya. 

Hal menarik lainnya dari gameplayPES 2015 PS3 ini adalah para gamers tidak akan lagi menjumpai gerakan-gerakan tidak penting (gerakan-gerakan alay) yang pernah ada di game generasi sebelumnya. sebaliknya, gerakan-gerakan yang terlihat dalam game nampak sangat natural dan realistis. 

Grafis

Grafis memang menjadi poin penting yang dapat mempengaruhi keberhasilan game pasca perilisannya. Para gamers tentu akan menjadikan poin grafis sebagai salah satu pertimbangan utama mereka ketika akan memainkan game. Tak heran jika PES 2015 PS3 dan FIFA berlomba untuk menyuguhkan grafis terbaik dan semirip mungkin dengan match di dunia nyata. 

Kualitas grafis sebaiknya tak hanya fokus pada profil wajah para pemain virtual dalam game, melainkan sebaiknya fokus pada kualitas grafis-grafis minor seperti pergerakan rambut pemain yang sinkron dengan gerakan kepala saat berlari, shooting, dll. 

Contoh grafis minor lainnya yang kerap luput dari pengamatan adalah gerakan kostum pemain yang harus sinkron dengan gerakan tubuh pemain tersebut. 

Konami ternyata begitu detail memperhatikan hal-hal kecil ini. Bahkan ia juga berusaha menyajikan gameplay dengan ekspresi wajah pemain dan tekstur rumput lapangan yang nampak sangat nyata. Konami sepertinya tidak ingin membuat para fans game PES 2015 PS3 kecewa untuk kedua kalinya. 

Efek Audio Penonton Virtual yang Sorakannya Terdengar Nyata

Ada benarnya juga statemen yang pernah diucapkan oleh pelatih Glasgow Celtic, Jock Stein. Beliau pernah mengatakan sepak bola tiada ada artinya tanpa kehadiran para fans. Ternyata statemen ini menjadi salah satu sumber inspirasi bagi Konami untuk tidak melupakan kehadiran fans pada game besutannya. Sebuah match tidak akan meriah tanpa sorakan para fans, dan Konami mengaplikasikannya pada game PES 2015 PS3.

Namun banyak reviewer game yang berkomentar bahwa efek audio sorakan para penonton virtual ini masih kalah jauh dengan EA Sports. Jika kalian pernah memainkan FIFA, atmosfer di stadion virtual pada game PES 2015 PS3 begitu terasa. Bahkan sorakan dari penonton di stadion memiliki intonasi tertentu seperti merendah, meninggi, dan berirama. Misalnya saat penonton menyanyikan yel-yel khas klub yang sangat mirip dengan atmosfer aslinya. 

Soundtrack

Berbeda dengan generasi PES sebelumnya, PES 2015 PS3 ini hanya menyuguhkan soundtrack dari lagu-lagu yang sedang nge-hits di billboard. Sebut saja contohnya All for Nothing (Linkin Park) yang mampu membuat suasana gaming semakin seru. Ada juga Demons (Imagine Dragon) dan Best Day of My Life (American Authors) yang juga tak kalah seru.

PES 2015 PS3 tentu saja menjadi pilihan game yang mengangkat kembali pamor Konami yang sempat anjlok usai perilisan PES 2014. Meski kini telah rilis versi teranyar, game ini masih menjadi pilihan yang tepat untuk mengobati rasa kangen akan fitur-fitur game di atas.

Baca juga: 8 Game Sepak Bola PS3 Terbaik, Ada PES 2020 yang Baru Rilis!